SMANSI Raih Bronze Medal dalam Indonesian Youth STEAM Challenge (IYSC)

SMAN 1 Sidayu berhasil lagi dalam mengantarkan siswa-siswinya memperoleh medali pada ajang kompetisi Indonesian Youth STEAM Challenge (IYSC). Salah satu even kompetisi dalam STEAM (sains, teknologi, engenering, art dan matematic) bagi pelajar SD, SMP, dan SMA/sederajat tingkat nasional. Kompetisi ini berlangsung dari tanggal 8 hingga 11 Juli 2023 di Bandung.

Kompetisi ini diselenggarakan atas kerja sama antara  SEAQIS (SEAMEO QITEP in Science) dan ISS (Indonesia Scientific Society). SEAQIS adalah salah satu SEAMEO centre di Indonesia di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbudristek RI yang memiliki mandat untuk meningkatkan mutu guru dan tenaga kependidikan IPA di regional Asia Tenggara. Sementara itu, ISS (Indonesia Scientific Society) merupakan organisasi mitra nonprofit bergerak di bidang pendidikan.

Pada kompetisi ini SMA Negeri 1 Sidayu mengirim dua tim, yaitu tim Smansi Star 1 dan Smansi Star. Tim Smansi Star 1 terdiri atas Khulatul Wafa (ketua), Muhammad Rifqi Aminullah (anggota 1), dan Wasilatul Firdaus (anggota 2). Tim ini mengikuti kompetisi bidang Seismic Design Challenge. Sayang sekali tim ini tidak lolos saat tes literasi numerasi pada babak semifinal. Penerapan konsep sains beserta perhitungan menjadi kelemahan dalam menjawab soal numerasi.

Adapun yang berhasil masuk ke babak final adalah tim Smansi Star yang terdiri atas Hafni Rahmania Bilqis (ketua), Lintang Batari A (anggota 1), dan Ahmad Fakhrul Bawani (anggota 2). Ketiga siswa tersebut mendapatkan undangan sebagai finalis  IYSC yang dilaksanakan selama empat hari di Bandung tepatnya pada tanggal 8 – 11 Juli 2023 di gedung SEAQIS yang beralamat di jalan R. Rum Pasir Kaliki, Kecamatan Cicendo, Bandung, Jawa Barat. Mereka masuk dalam subbidang Paper Bridge Challenge tingkat  SMA.

Kegiatan membuat desain Paper Bridge Callenge

Pada Paper Bridge Challenge mereka diberikan tantangan untuk membuat jembatan berbahan kertas HVS. Semua bahan, baik jumlah, berat, maupun bahan lain sudah ditentukan. Selain itu, ukuran dan desain bangunan juga ditentukan. Demikian juga dalam presentasi.  Dalam waktu yang terbatas diharapkan mampu menjabarkan rancangan jembatan dengan jelas.

Pemberian penghargaan dan sertifikat juara

Alhamdulillah dengan ketekunan, keuletan, dan kreativitas tim tersebut berhasil memperoleh Bronze Medal. Mereka bangga karena kompetisi ini memang dirasa awam bagi siswa tersebut. Kepala SMAN 1 Sidayu, Drs. Tohir, M.M., juga turut bangga atas prestasi yang telah diraih tim SMAN 1 Sidayu pada kompetisi IYSC. Beliau juga berterima kasih kepada tim Smansi Star yang sudah menorehkan prestasi untuk SMAN 1 Sidayu. Prestasi ini tentunya didapat berkat kerja keras tim dan bapak ibu guru pembimbing. Semoga keberhasilan ini dapat memicu siswa SMAN 1 Sidayu agar lebih berprestasi lagi di masa yang akan datang. (SKJ/AY)