Kegiatan Sekolah
Dari Tarian hingga Sushi: SMAN 1 Sidayu Gelar Bunka Shoukai Mengenal Budaya Jepang

Dari Tarian hingga Sushi: SMAN 1 Sidayu Gelar Bunka Shoukai Mengenal Budaya Jepang

Sidayu, 8 Oktober 2025 — Suasana Aula SMAN 1 Sidayu tampak meriah dan penuh antusiasme saat sekolah menggelar kegiatan Bunka Shoukai atau Pengenalan Budaya Jepang. Kegiatan ini menghadirkan Kawakami Miu dari Japan Foundation, yang saat ini bertugas sebagai Nihongo Partner di Indonesia.

Acara yang diikuti oleh siswa-siswi Program Khusus Bahasa dan perwakilan dari berbagai kelas ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus memperdalam pemahaman tentang bahasa dan budaya Jepang. Kegiatan ini diprakarsai oleh Ibu Nailufi Mazidah, guru Bahasa Jepang SMAN 1 Sidayu, sebagai bentuk nyata pembelajaran kontekstual agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan langsung praktik kebudayaan Jepang.

Acara dibuka dengan penampilan tarian Jepang, dilanjutkan karaoke lagu Jepang dan lagu Indonesia yang menciptakan suasana ceria. Setelah itu, Bapak Kepala SMAN 1 Sidayu melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol pembukaan kegiatan sekaligus sebagai pengenalan makanan khas tradisional Indonesia khususnya di Jawa.

Dalam sesi utama, Kawakami Miu memaparkan berbagai aspek budaya Jepang seperti kebiasaan masyarakat, tata krama, dan nilai-nilai kerja keras yang menjadi ciri khas bangsa Jepang. Penyampaian yang interaktif membuat para siswa aktif bertanya dan mencoba beberapa kosakata dalam bahasa Jepang.

Bagian paling menarik dari kegiatan ini adalah lomba membuat makanan khas Jepang, sushi, yang diikuti oleh perwakilan kelas. Para peserta tampak antusias berkreasi, menghasilkan beragam bentuk sushi dengan tampilan menarik.

Menjelang akhir kegiatan, Kawakami Miu diajak berkeliling untuk melihat lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, kantin, laboratorium, hingga perpustakaan SMAN 1 Sidayu. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat belajar siswa dan keramahan warga sekolah.

Menurut Ibu Nailufi Mazidah, kegiatan seperti ini diharapkan dapat memperkuat motivasi siswa dalam belajar bahasa Jepang serta menumbuhkan wawasan global. “Melalui Bunka Shoukai, siswa bisa belajar budaya langsung dari narasumber, memahami nilai-nilai kerja sama, disiplin, dan kreativitas khas Jepang,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMAN 1 Sidayu tidak hanya mengembangkan kemampuan bahasa asing, tetapi juga mempererat hubungan budaya dan menanamkan semangat global bagi generasi muda.