
Guru SMAN 1 Sidayu Masuk 10 Besar Usaha Guru Terbaik PROTEG 2026
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh guru SMAN 1 Sidayu. Syarifatus Safiyah berhasil masuk dalam kategori 10 Top Usaha Guru Terbaik pada kegiatan Pengembangan Ekosistem Usaha Guru Program Terapan Ekonomi Guru (PROTEG) 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Mei 2026 di Leedon Hotel & Suites Surabaya ini menjadi wadah pengembangan kewirausahaan bagi para guru, khususnya guru non-ASN/GTT, agar tidak hanya bergantung pada penghasilan mengajar, tetapi juga mampu membangun usaha yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.


Dalam program tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi pengembangan usaha, mulai dari penyusunan ide bisnis, branding dan positioning usaha, pembuatan logo dan kemasan produk, pembangunan marketplace, digital marketing, pembuatan konten digital, hingga optimasi produk dan SEO toko online. Seluruh materi dirancang agar para peserta mampu membangun usaha yang tidak hanya sekadar berjalan, tetapi juga memiliki identitas, sistem, legalitas, pasar, dan peluang berkembang secara profesional.

Pada tahap seleksi, sebanyak 40 nominator terbaik diminta mempresentasikan pengembangan usaha masing-masing di hadapan tim penilai. Dalam kesempatan tersebut, Syarifatus Safiyah memperkenalkan usaha pendidikan miliknya yang bernama Almahyra Math.
Almahyra Math merupakan layanan belajar matematika yang mengusung konsep pembelajaran fokus, bertahap, terarah, dan sampai paham. Usaha ini hadir untuk membantu siswa memahami matematika dengan pendekatan yang lebih sistematis dan sesuai kebutuhan belajar peserta didik. Melalui PROTEG 2026, pengembangan Almahyra Math diarahkan agar memiliki konsep usaha yang lebih matang, metode pembelajaran yang kuat, target pasar yang jelas, bukti implementasi yang berjalan, serta roadmap pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Keberhasilan masuk dalam jajaran 10 usaha guru terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur menjadi bukti bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga mampu berinovasi dan menciptakan usaha berbasis pendidikan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Prestasi ini sekaligus menjadi inspirasi bahwa dunia pendidikan dan kewirausahaan dapat berjalan beriringan, terutama dalam menghadirkan solusi pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.